“It’s not over until it’s realy over.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Gagal itu biasa, banyak orang mengalaminya. Jadi jangan pernah berpikir bahwa kegagalan atau kesalahan yang kita alami dan lakukan itu akan menghancurkan segalanya. Seakan hidup tanpa harapan lagi. “It’s not over until it’s realy over.”
Kita hidup berarti masih ada. Kita masih bernafas berarti tanda, bahwa Tuhan tidak menyerah dengan kita. Kenapa kita menyerah pada diri sendiri, dan keadaan?
You can do it. Banyak orang berpikir, melihat dulu baru percaya. Mungkin pola pikir ini perlu diubah. Hidup itu memang tidak mudah. Karena hidup itu tak mudah, kita tidak boleh menyerah. Kita harus lebih tangguh.
Faktanya, banyak anak generasi sekarang yang berpikir, buktikan dulu, tunjukan dulu cara dan hasilnya baru percaya. Bersyukur, bahwa dari dulu orangtua kita mengajarkan “bukan melihat dulu baru percaya, tapi percayalah maka banyak hal luar biasa akan kita lihat.”
Jika saat ini kita belum melihat, belum menemukan langkah, dan mujizat itu belum nyata. Percayalah, bahwa semua akan baik-baik saja. Selalu ada hasil dan jalan saat kita mau berusaha. Percaya, bahwa akan ada orang yang akan membantu kita di saat yang tepat. Saat kita angkat tangan berserah pada Tuhan, Dia turun tangan.
Ingatlah Tuhan saja tidak menyerah pada kita, akankah kita menyerah pada kegagalan dan keadaan. Stop mengeluh dan menyalahkan, tapi berjuang dan berusahalah. Yang tidak terlihat akan jadi nyata, yang imposible menjadi posible. Yang sebelumnya hanya impian akan menjadi kenyataan. Apa pun keadaan kita saat ini percaya dan berimanlah pada Allah, maka tidak ada hal yang mustahil.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

