“Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya” (Yoh 1: 5).
Yesus adalah Firman yang telah jadi manusia dan Sang Terang yang menyelamatkan manusia dari perbudakan kegelapan dunia ini. “Allah adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan” (1 Yoh 1: 5).
Sebagai orang-orang yang percaya kepada Kristus dan mengikuti-Nya, kita harus berani membuka diri untuk menerima terang itu, berani untuk meninggalkan kegelapan dosa-dosa kita dan menolak godaan dunia yang ingin menjerat kita dalam kegelapan. Jikalau kita dengan sungguh-sungguh mau menerima-Nya, maka terang itu akan semakin bersinar, sehingga kegelapan tidak lagi menguasai hidup kita.
Mari kita renungkan, “Apakah kita mau menerima Terang itu dengan segenap hati, ataukah kita sudah terbiasa dan nyaman hidup di dalam kegelapan dosa-dosa kita?”
Selain itu, kita juga dipanggil untuk jadi terang bagi sesama, orang yang masih hidup di dalam kegelapan.
“Sudahkah kita memancarkan Terang Kristus bagi sesama kita?”
…
Fr. Pius a Crucis, CSE
Selasa, 31 Desember 2024
1 Yoh 2: 18-21 Mzm 96: 1-2.11-13 Yoh 1: 1-18
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
http://www.renunganpkarmcse.com

