Segala hal yang tidak disiapkan dengan baik, pasti jadi gelisah. Di dalamnya lalu beranak-pinak. Ada rasa takut, ragu, bingung, belum pantas, dan tidak siap.
Apakah kegelisahan itu sangat manusiawi? Para pemberi nasihat langsung memberikan jawaban, “Iya”. Tapi, bagi yang mengalami, mereka harus berproses:
- Untuk menenangkan diri.
- Untuk menghibur diri.
- Untuk menyemangati dan memotivasi diri.
- Untuk berdoa dan berserah dengan mengatakan, “Yang akan terjadi, terjadilah.” Tidak ada langkah mundur. Tapi harus berani maju, selangkah demi selangkah untuk menyelesaikan hal itu dengan tuntas.
Sahabat, pesan yang hendak disampaikan adalah: jika kita tidak siap, pasti jadi gelisah. Kita juga pernah mengalami hal itu.
Sejatinya, pesan Tuhan Yesus dalam Injil adalah agar kita harus jadi hamba-hamba yang siap sedia melayani Tuhan (Luk 12: 35-49). Karena ketidaksiapan itu membuat kita gelisah (juga takut), maka kita harus menyiapkan segala sesuatu itu dengan baik, termasuk menyiapkan kematian kita. Jangan sampai jadi gelisah (dan takut) karena tidak siap.
Ingat, Tuhan senantiasa sertai kita hingga akhir zaman.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

