Luk. 11: 42-46
”Sadar atau tidak, kita sering jadi beban bagi orang lain. Kita lebih suka dan senang berada di atas pundak orang lain daripada memberi pundak sendiri untuk memikulnya.”
…
Jika hal itu jadi kebiasaan, maka kita ditegur oleh Yesus lewat firman-Nya: “Celakalah kamu juga, hai ahli-ahli Taurat, sebab kamu meletakkan beban yang tak terpikul pada orang, tapi kamu sendiri tidak menyentuh beban itu dengan satu jaripun” ( ayat 46 ).
Karena itu, yang Tuhan kehendaki agar kita sadari dan perbuat adalah:
1) Berjuang agar sedapat mungkin menjadikan dirimu berkat bukan beban bagi orang lain;
2) Bila kau tidak rela memikul beban orang lain, maka janganlah membebani mereka;
3) Beranilah memikul beban sendiri, karena sesungguhnya setiap orang memiliki beban yang harus dipikulnya;
Akhirnya, percayalah, ketika kau mau meringankan beban orang lain maka saat itulah kau memiliki kekuatan besar dan bahu yang kuat untuk memikul bebanmu sendiri.
…

Monsignor RD Inno Ngutra


Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.