Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Isinya tentang dua buah pertanyaan yang tak pernah ada jawabannya.”
(Didaktika Misteri Hidup)
Sebuah Tanya tak Berjawab
Ada “sepotong surat kecil” yang berisi sebuah pertanyaan yang tidak pernah ada jawabannya. Isinya: “Mengapa selalu saja ada masalah di dalam kehidupan ini?”
Ketika isi surat kecil itu dilayangkan kepada sesama, ternyata juga tidak seorang pun yang meresponsnya. Penulis surat itu akhirnya mulai bertanya lagi, “Mengapa isi suratku ini, koq tidak direspons?”
Pertanyaan Filosofis
“Mengapa selalu saja ada masalah di dalam kehidupan ini?” Sejatinya, bahwa hidup ini sudah merupakan sebuah pergulatan. Proses pergulatan dan masalah itu sebagai sebuah proses belajar dan tumbuh kembangnya pribadi kita sebagai manusia. Bukankah, bahwa dinamika hidup ini akan berlangsung lewat sebuah proses yang teramat panjang dan melelahkan? Di sisi lain, bukankah lewat berbagai pergulatan dan permasalahan, seorang anak manusia itu justru teruji dan akan jadi lebih kuat, arif, dan kian mendekatkan manusia itu pada tujuan hidupnya? Bukankah pula, sebuah nilai atau kadar emas murni akan diperoleh, justru setelah diuji lewat bara api?
Bagaimanakah Sebaiknya Sikap Manusia?
Jika Anda berani menghadapi sebuah ujian dan tantangan hidup, alangkah arif serta mulianya, jika Anda tetap bersikap positif, bersabar, tawakal, dan bahkan dengan berkepala tegak berusaha mencari solusi sambil berintrospeksi diri. Bukankah hidup kita ini ibarat sebuah ‘roller coaster’, ada saatnya berada di atas dan ada saatnya akan berada di bawah?
Dementara itu, alangkah baiknya, jika Anda tetap teguh berpegang pada prinsip-prinsip dan nilai-nilai luhur kehidupan ini. Pribadi yang agung, matang, dan dewasa itu justru sangat berani dan siap untuk berproses.
Kini sudah Jadi Dua Buah Pertanyaan
Ketika pertanyaan yang pertama tidak dijawab, lalu muncul pertanyaan kedua yang juga tidak direspons, itu berarti Anda telah berhadapan dengan dua buah pertanyaan yang tidak dijawab atau belum direspons.
(1) Mengapa selalu ada pemasalahan di dalam kehidupan ini?
(2) Mengapa isi suratku ini, koq tidak direspons?
Kedua buah pertanyaan yang tidak dijawab ini merupakan sebuah rentetan yang saling berkaitan. Artinya, dari pertanyaan pertama yang tidak dijawab itu, lahirlah pula pertanyaan kedua, sebagai dampak langsung dari tidak dijawabnya pertanyaan pertama.
Refleksi
“Ex Uno Problema, Multa Sequuntur”
- Di balik setiap pergulatan hidup anak manusia itu akan melahirkan pemikiran, bahwa sebuah permasalahan itu akan melahirkan sebuah permasalahan baru lagi (Ex Uno Problema, Multa Sequuntur).
- Makna filosofinya, bahwa dari satu permasalahan yang tidak diselesaikan secara tuntas, maka akan memicu atau melahirkan masalah-masalah baru lagi.”
- Jadi dapat dikonklusikan, bahwa sebuah masalah itu, sejatinya tidak berdiri sendiri-sendiri, tapi saling berkait.
- Untuk itu, sangat dibutuhkan sikap kebijaksanaan dalam bersolusi!
“Sapere Aude”
“Beranilah untuk Berpikir Sendiri”
(Horatius)
Kediri, 23 Februari 2026

