Prinsip hidup yang selalu saya pegang adalah saya harus ingat jalan untuk kembali.
Begini cara memahaminya:
Jalan rohaniku untuk kembali adalah imanku kepada Yesus Kristus.
Jalan hidup religiusku sebagai seorang biarawan SCJ (Dehonian) untuk kembali adalah menampung kasih Yesus dari hati-Nya yang terbuka.
Jalan imamatku untuk kembali adalah hidup sederhana dan mendengarkan Sabda Tuhan setiap hari.
Akhirnya, jalanku untuk kembali sebagai manusia tercipta adalah kembali kepada Sang Pencipta.
Bagaimana dengan jalanmu untuk kembali? Apakah kamu masih ingat dengan jalanmu?
Sekarang banyak sekali jalan yang bercabang. Jika kita sudah berjalan dan bingung untuk pulang, maka kita jadi bingung sendiri. Untuk itu harus diingat adalah jalan utamanya dan pikiran ini fokus, sehingga kamu tahu jalan untuk kembali (pulang).
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

