Yesus berkata kepada perempuan itu: “Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat” (Luk 7: 50).
Pernyataan Yesus kepada wanita berdosa ini mengingatkan kita, bahwa keselamatan bukanlah hasil dari perbuatan baik atau usaha kita sendiri, melainkan berasal dari iman yang tulus kepada Yesus Kristus. Iman yang menyelamatkan adalah iman yang disertai pertobatan, kerendahan hati, dan pengakuan, bahwa hanya Yesus yang dapat mengampuni dan menyelamatkan.
Kita sering kali berpikir, bahwa untuk mendapatkan keselamatan, kita harus melakukan banyak hal besar. Kata-kata Yesus kepada wanita berdosa itu mengingatkan kita, bahwa keselamatan tidak ditentukan oleh masa lalu kita yang kelam, tapi oleh iman kita kepada Yesus yang memberi pengampunan. Wanita itu dulunya seorang yang penuh dosa, diubah oleh kasih-Nya jadi saksi hidup dari pengampunan dan kasih yang tak terbatas.
Sama seperti wanita berdosa itu, kita diajak untuk datang kepada Yesus dengan iman yang tulus, mengakui dosa-dosa kita dengan rendah hati, dan menerima kasih-Nya yang menyelamatkan.
Sr. M. Rosemary, P. Karm
Kamis, 18 September 2025
1Tim 4:12-16 Mzm 111:7-10 Luk 7:36-50
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

