Yoh. 20: 1. 11-18
“Kematian menyebabkan kesedihan dan keputusasaan, tapi kebangkitan dan kehidupan menggantikannya dengan harapan dan sukacita. Maka hanya berharap pada Tuhanlah yang tidak dapat mengecewakanmu.”
Kisah Maria Magdalena jadi contoh yang jelas, bagaimana seseorang berangkat dari kesedihan kepada kegembiraan, keputusasaan jadi harapan seperti yang tertulis dalam Injil hari ini: “Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid: “Aku telah melihat Tuhan!” (ayat 18).
Pelajaran penting bagi kita adalah:
- Sedih dan menangis, karena kegagalan bahkan kematian orang-orang yang kita cintai adalah pengalaman manusiawi;
- Jangan biarkan kesedihan dan keputusasaan itu merenggut kegembiraan dan kebahagiaan dirimu;
- Tetaplah berharap pada Tuhan, karena hanya Dialah yang tidak mengecewakan dirimu.
Pada pesta Sta. Maria Magdalena ini renungkanlah pengalaman dan kehidupannya: “Cinta Ilahi mampu mengubahnya jadi wanita terberkati, karena dialah wanita pertama yang diizinkan melihat dan bertemu dengan Kristus yang bangkit.”
Monsignor RD Inno Ngutra

