“Bertolaklah ke tempat yang dalam, karena rahmat Allah berlimpah!”
Allah Bapa, kami menyaksikan Putra-Mu naik ke perahu Simon: Ia masuk ke dalam pusat kehidupan sehari-harinya, dan mengubah momen yang biasa itu jadi perjumpaan yang mengubah hidup. Atas sabda-Nya, kini jala yang kosong itu dipenuhi ikan berlimpah. Rahmat-Mu masuk ke dalam kelemahan, dan iman membuka jalan bagi kelimpahan. Kasih karunia menyeruak masuk.
Tuhan, kami ini seperti Simon, karena sering berjerih lelah tanpa banyak hasil. Tapi Engkau mengundang kami untuk bertolak lebih dalam, untuk percaya melampaui yang tampaknya masuk akal. Saat kami taat pada sabda-Mu, Engkau menyingkapkan kerahiman-Mu dengan cara yang jauh lebih besar daripada yang dapat kami bayangkan.
Melalui Rasul Paulus, kami diingatkan, bahwa Dikau ingin agar kami bertumbuh dalam hikmat, ketekunan, dan sukacita, sambil senantiasa bersyukur, karena Engkau telah membebaskan kami dan menjadikan kami ahli waris dalam Kerajaan terang-Mu. Seperti Pemazmur yang bersyukur, kami pun berseru: “Engkau telah melakukan karya-karya agung, ya Tuhan!”
Bapa, jangan biarkan kami takut akan kedalaman tempat ke mana Engkau mengajak. Tambahkanlah iman kami untuk mengikuti Kristus menuju lautan yang lebih dalam, dengan keyakinan, bahwa kerahiman-Mu menopang kami dan kemurahan-Mu tak pernah berhenti.
Semoga hidup kami menghasilkan buah yang menuntun banyak orang bersukacita dalam kasih penyelamatan-Mu.
Demi Kristus, Tuhan kami. Amin.
HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)

