Red-Joss.com – Dalam bahasa Jawa ada ungkapan “kacang ora ninggal lanjaran” yang berarti kebiasaan anak akan meniru orangtuanya. Atau dalam bahasa yang lebih keren orangtua jadi inspirasi bagi anak.
Makin jaman ini berubah, rasanya makin tidak selalu begitu, walau masih banyak juga yang demikian, orangtua tetap berperilaku saleh. Sehingga anak akan mampu melihat Ibu-Ayah mereka sebagai sosok berdaya pikat seperti berikut ini:
• Kebaikan Ayah itu lebih tinggi dari gunung dan kebaikan ibu lebih dalam dari lautan.
• Cinta Ibu menenangkan, cinta Ayah menguatkan.
• Aura cinta Ibu membawa damai, aura cinta Ayah meneguhkan.
• Dari tangan Ibu kita belajar mengasihi, dari tangan Ayah kita belajar menjaga kasih itu. Dari tangan mereka berdua kita belajar mencintai Tuhan asal kehidupan ini.
• Ibu dan Ayah rela menunda merasakan kebahagiaan mereka hari ini untuk memberi jalan bagi anaknya mendapatkan bahagianya.
Ya, Tuhan, sumber segala kebajikan. Anugerahkanlah kesehatan dan umur panjang untuk Ibu dan Ayah. Jika mereka telah Engkau panggil menghadap-Mu, anugerahkan damai abadi di surga.
Menjadi Ibu dan Ayah yang bajik, saleh, atau yang mampu jadi ‘lanjaran’ itu makin tidak mudah. Tapi panggilan itu adalah ‘virtue’ atau kebajikan yang takkan pernah usai, sampai hayat meninggalkan raga ini.
Jangan lelah menjadi lanjaran hidup bajik.
Jlitheng

