“You are not far from the Kingdom of God” (Mark 12: 34).
…
| Red-Joss.com | Jawaban untuk sebuah kepastian. Hukum Kasih telah menjadi dasar yang paling kuat bagi relasi kita dengan Allah, sesama, dan diri sendiri.
Awalnya Hukum Kasih ini kudengarkan, kubaca dan kurenungkan. Hukum Kasih ini lalu kutempatkan dalam hidupku, dan akhirnya memberikan pengaruhnya untuk orang-orang yang berada di sekitarku. Memang, Hukum Kasih yang diajarkan sejak lama dan kembali ditegaskan oleh Yesus dalam Injil yang menyadarkan kita, bahwa Hukum Kasih itu menjadi batu dasar bangunan hidup jasmani dan rohani kita.
Berhadapan dengan ajaran-ajaran lain, Hukum Kasih tidak pernah bertentangan, justru sebaliknya mengajarkan kita untuk menghormati dan menghargai perbedaan.
Berhadapan dengan arus dunia yang dahsyat itu, Hukum Kasih tidak pernah hilang, justru sebaliknya Hukum Kasih itu akan dicari, karena setiap orang merindukannya.
Jika hingga hari ini, kita tetap ada di jalur menghayati dan menghidupi Hukum Kasih, maka “You are not far from the Kingdom of God”, seperti yang dikatakan Yesus dalam Injil.
Sekarang kita belajar memahami yang dimaksud dengan hidup yang tidak jauh dari Kerajaan Allah itu. Jika secara pribadi, saya akan setia dengan panggilan saya, mengikuti Yesus dengan bangga dan bisa memberikan kegembiraan untuk pribadi-pribadi yang dijumpai.
Setiap pribadi tentu mempunyai pengalaman yang unik dan menarik. Jika kita mau saling berbagi pengalaman dan penghayatan tentang iman itu. Maka banyak orang yang makin dikuatkan dan semangat untuk mengikuti Yesus.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

