“Datanglah, ya Roh Kebijaksanaan. Perbarui hati kami dan jadikan kami pecinta kebenaran yang kekal.”
Sabda Allah mengarahkan pandangan kami kepada Sang Mesias yang dijanjikan: tunas yang tumbuh dari tunggul Isai, yang atas-Nya bersemayam Roh kebijaksanaan dan pengertian, Roh nasihat dan keperkasaan, Roh pengetahuan dan takut akan Tuhan. Dialah yang menghakimi bukan dari yang tampak, melainkan dengan kebenaran; yang membawa damai begitu dalam hingga seluruh ciptaan diperbarui.
Dalam Injil, kami mendengar Mesias, Yesus bersukacita dalam Roh Kudus, dan memuji-Nya, karena Ia berkenan menyatakan misteri Surga bukan kepada orang yang congkak, tapi kepada mereka yang rendah hati, berhati murni, dan yang jadi ‘anak-anak kecil’ di hadapan-Nya.
Allah mengundang kami dengan lembut, tapi mendesak: agar kami dibersihkan dari cara hidup lama yang telah menumpulkan hati agar kami dapat melihat, menimbang, dan merindukan yang Ia kehendaki.
Seperti keadilan dalam Mazmur 72, Allah rindu memberi kami hati yang mampu menilai dengan benar. Tidak disesatkan oleh penampilan lahiriah dan dikaburkan oleh kepentingan diri, tapi digerakkan oleh kerahiman bagi yang lemah dan yang kecil. Hanya yang rendah hati dapat menerima kebijaksanaan ini. Mereka yang tunduk pada kebenaran-Nya dan hidup dalam terang-Nya.
Kami mengakui, ya Bapa, bahwa hati kami sering tertarik pada hal-hal yang fana, bising, dan menipu. Kesombongan dan kebiasaan lama dapat mengotori pandangan kami. Tapi melalui Putra-Mu, Raja sejati yang membawa keadilan dan damai. Engkau menawarkan cara melihat yang baru, kemurnian yang baru, serta keteguhan baru untuk memegang perkara-perkara surgawi.
Datanglah, ya, Bapa. Sudilah memurnikan pikiran, membersihkan niat dan meluruskan keinginan kami.
Curahkanlah Roh Yesus pada kami agar jadi bijak dalam urusan dunia dan teguh dalam hal-hal Surga.
Jadikan kami ‘anak-anak kecil’ yang bersukacita, karena kami milik-Mu, yang namanya terukir di Surga, yang hidup dibimbing oleh kebenaran-Mu.
Biarlah pimpinan Kristus berakar dalam diri kami. Kebijaksanaan-Nya menuntun pilihan kami, keadilan-Nya membentuk tindakan kami, dan damai-Nya menjaga hati kami. Amin.
HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)

