“Dari kegelapan menuju terang, kita dipanggil untuk hidup dalam jalan-Nya.”
Sabda Allah menuntun kami ke luar dari kegelapan menuju terang. Apa yang pernah terluka oleh dosa dan keputusasaan, kini disentuh oleh harapan, sebab Putra-Nya yang terkasih datang mewartakan dekatnya Kerajaan-Nya.
Dalam Yesus, janji Allah digenapi.
Terang yang terbit bukan sekadar penghiburan, melainkan pemerintahan-Nya yang memasuki hidup kami; menghimpun yang tercerai-berai, menyembuhkan yang remuk, dan memanggil kami untuk hidup dalam kebaruan.
Terang kerahiman-Nya menarik hati kami. Yesus memanggil orang-orang sederhana, membentuk mereka dengan sabar dan kasih, dan mengutus mereka bukan untuk berkuasa, melainkan melayani; bukan untuk mengambil, melainkan menuntun; dan bukan untuk mencari diri sendiri, melainkan membawa orang lain kepada kehidupan.
Hari ini, saat kami merayakan Hari Minggu Sabda Allah, kami percaya bahwa Sabda yang sama kini tertanam dalam hati kami. Ia berbicara, membentuk, dan memanggil kami dari kegelapan menuju terang, dari perpecahan menuju kesatuan, dari ketakutan menuju kepercayaan.
Datanglah, ya Tuhan Yesus. Arahkanlah hidup kami seturut kehendak Bapa, agar dalam Nama-Mu yang kudus kami berlimpah dalam perbuatan baik, membawa terang, damai, dan harapan ke mana pun Engkau mengutus kami.
Amin.
HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)

