“Hidup ini indah asal kamu bisa menghargainya.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Semua dari kita pasti ingin bahagia. Hidup di dunia ini sekali, agar tidak dibuat susah, tapi bahagia! Faktanya sering berkata lain. Kita ingin bahagia, tapi derita datang menyiksa. Ingin bahagia, tapi masalah tidak kunjung reda.
Maunya kita masa kecil itu bahagia, muda berfoya-foya, tua kaya raya, dan mati masuk Surga. ‘Imposible’. Jika kita maunya yang mudah dan tidak mau yang susah, pasti masa depan juga bakal susah.
Ingatlah tiga hal ini supaya hari-hari kita bahagia.
Pertama: berproses dan jangan banyak protes. Karena protes, komplain, dan menyalahkan itu menurunkan kadar bahagia dalam hati. Ketika kadar bahagia turun yang ada itu marah-marah dan selalu menyalahkan. Untuk apa marah, jika kita bisa bersabar. Untuk apa menyalahkan, jika bisa memuji. Isilah hari ini hidup dengan kita berproses dan bahagia.
Kedua: bersukacitalah selama masih gratis. Hati yang penuh sukacita akan menumbuhkan kasih. Hati yang penuh kasih akan menghasilkan rasa syukur. Rasa syukur akan menjadikan hidup ini lebih indah. Tersenyumlah maka orang lain, alam, dan Tuhan juga akan tersenyum.
Ketiga: berhenti membanding-bandingkan. Sadari, bahwa membandingkan itu tidak ada habisnya. Meski seseorang itu lebih baik, kaya, keren, terkenal dan lebih beruntung dari kita. Tapi ingat, bahwa kita istimewa dan berharga. Kita berharga tidak dari penilaian orang, karena jabatan dan pencapaian yang kita peroleh. Kita berharga tidak dari dunia ini, tapi dari Tuhan yang membuat kita istimewa. Hidup berlimpah berkat itu berawal dari pikiran penuh berkat. Karena kita saluran berkat Allah.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

