“Orang yang berbuat curang itu ditelanjangi oleh nuraninya sendiri. Tapi pribadi yang bersikap jujur dan benar itu dimunculkan terangnya oleh Tuhan.” – Mas Redjo
…
| Red-Joss.com | Karena menolak diajak untuk kong-kalingkong penggembungan suatu proyek, saya disingkirkan di kantor. Pekerjaan jadi tidak jelas. Bahkan saya lalu dimutasi, istilah kerennya dibuang, ke kota kecil.
Saya bersyukur, bahkan mensyukuri hal itu. Karena diingatkan oleh-Nya, sehingga tidak silau materi, dan tidak mengingkari iman.
Saya bersyukur dan beruntung, karena istri memahami dan anak-anak masih kecil. Bahkan ternyata saya memperoleh rumah kontrakan di dekat SD anak.
Tidak hanya itu, istri yang senang membuat kue seperti memperoleh kesempatan untuk menyalurkan hobinya dengan berjualan.
Merespon dengan tenang, berpikir jernih, dan rendah hati. Karena seberat dan serumit apa pun peristiwa hidup ini, kita dicerahkan oleh cahaya karunia Tuhan agar kita melihat hikmat-Nya.
Firman Tuhan dalam Mazmur 37: 1-25 itu membuat saya sadar diri, sekaligus menguatkan dan meneguhkan jiwa ini:
“Jangan marah, karena orang yang berbuat jahat. Jangan iri hati pada orang yang berbuat curang. Sebab mereka segera lingsut seperti rumput dan layu seperti tumbuh-tumbuhan hijau. Percayalah pada Tuhan dan lakukan perbuatan baik … serta berlakulah setia.”
Dengan bersikap jujur dan setia pada Tuhan, kita dijagai-Nya. Bahkan IA yang melawan dan mengalahkan musuh-musuh kita.
Berani hidup jujur dan benar, karena kita aman dalam perlindungan-Nya.
…
Mas Redjo

