Hidup ini seperti pelangi: merah, kuning, hijau… Berwarna-warni.
Merah! Waktu kita untuk diam, saat orientasi hidup ada yang berubah. Tujuannya supaya jalan yang salah itu tidak dilanjutkan. Jika harus berubah, pada saat itulah saatnya berubah.
Kuning! Kadang diingatkan untuk berhati-hati. Tidak tergesa-gesa mengambil keputusan, khususnya hal-hal yang sangat penting dan menentukan untuk jangka waktu yang panjang.
Hijau! Menikmati hidup. Sejatinya hidup ini untuk dijalani, disyukuri, dinikmati, dan disinergikan pada sesama agar hidup kita berguna bagi sesama dan bermakna. “Urip kuwi urup.”
Ketiga warna itu berada di langit yang biru. Di tempat yang sudah disiapkan oleh Sang Pencipta. Karena yang diciptakan oleh Sang Pencipta itu semuanya indah dan baik adanya. Itulah hidupku dan hidupmu.
So bernyanyilah …
Pelangi-pelangi alangkah indahmu.
Merah kuning hijau di langit yang biru.
Pelukismu agung siapa gerangan.
Pelangi pelangi ciptaan Tuhan.
Rm. Petrus Santoso SCJ

