“Kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal” (Rm 6: 22b).
Setelah dibebaskan dari dosa, kita memperoleh buah yang membawa kita kepada pengudusan. Pengampunan yang kita terima menempatkan kita kembali pada kebenaran dan kasih Tuhan. Buah dari pengampunan atas dosa-dosa kita ialah rahmat yang membawa pada pengudusan. Pengudusan itu bukan hanya soal perbuatan lahiriah, melainkan juga tentang perubahan hati yang membawa kita makin dekat dengan Tuhan.
Kita sungguh bersyukur atas kasih karunia Tuhan yang membebaskan kita dari belenggu dosa dan kutuk. Tapi kita juga harus senantiasa menyadari kasih Tuhan di dalam seluruh kehidupan kita dan mengizinkan Roh Kudus membentuk kita jadi pribadi yang baik. Dengan demikian, kita akan mengalami perubahan yang membawa kepada kehidupan yang lebih dekat dengan Tuhan dan membawa harapan serta sukacita bagi orang lain, sehingga kita dapat hidup dalam kemuliaan Tuhan.
“Tuhan, bantulah kami dalam kasih karunia-Mu agar jadi pribadi yang baik. Berikanlah kami kekuatan untuk membawa harapan dan sukacita bagi sesama kami.”
Dewi Tila Elisa
Kamis, 23 Oktober 2025
Rm 6: 19-23 Mzm 1: 1-4.6 Luk 12: 49-53
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

