Oleh : Rm. Petrus Santoso SCJ
| Red-Joss.com | Hidup bijaksana itu bisa dilihat dan diuji oleh diri sendiri. Dapat dibuktikan dari keputusan-keputusan yang dibuatnya. Semakin tepat, di setiap keputusan yang diambil, maka yang bersangkutan akan menjadi orang yang bijaksana. Kemudian, orang yang bijaksana itu dibutuhkan bantuannya untuk yang lain.
Faktanya tidak banyak orang yang minta kebijaksanaan. Biasanya yang diminta adalah kesehatan, umur panjang, kekayaan, atau kedudukan. Pokoknya yang โwowโ. Sedang orang yang meminta kebijaksanaan itu tidak banyak. Contonya Raja Salomo, yang minta โThe gift of wisdomโ (1 Kings 3:9).
Sesungguhnya itu makna dari “kebijaksanaan.โ Coba simak yang diungkapkan oleh Paus Fransiskus, “Kebijaksanaan adalah anugerah untuk dapat melihat segala sesuatu dengan mata Tuhan. Sederhananya begini: melihat dunia, situasi, keadaan, masalah, dan semuanya itu melalui mata Tuhan. Itu adalah kebijaksanaan.”
Jelas? Mari kita mulai praktekkan. Jangan lupa minta kebijaksanaan lewat doa kita hari ini. Lalu kita terapkan dan buktikan lewat keputusan yang kita ambil dan untuk hari-hari selanjutnya.
Jadilah orang yang bijak! Jangan jadi orang yang โsemau gueโ atau sembrono agar tindakan dan keputusan kita tidak ngawur!
Bijaksana, sumber hidup bahagia.
Rm. Petrus Santoso SCJ

