Red-Joss.com – Di setiap masalah tersembunyi hikmah agar hidup kita berhikmat. Karena Allah selalu memberi yang terbaik bagi kita yang percaya dan mengimani-Nya.
Jujur, untuk yang ke sekian kalinya saya mengalami hal itu. Bahkan, di saat kritis dan nyaris gagal, saya mendapat anugerah Allah yang sangat luar biasa.
Dari peristiwa demi peristiwa itu saya melihat campur tangan, penyertaan, dan pertolongan Allah. Bahkan saya sangat dimanja oleh-Nya.
Bagaimana saya tidak dimanja. Ketika saya berani melewati jalan yang tidak lazim, Allah merespon doa saya dan mengabulkannya.
Caranya sangat sederhana. Saat kita ditipu, didholimi, disakiti, atau dikhianati orang, hendaknya kita tidak membalas perbuatan itu, tapi mengasihinya. Ampuni dan doakan orang itu agar hatinya dicerahkan, sehingga sadar diri. Dan ia tidak mengulangi hal yang sama pada orang lain.
Jalani dan serahkan peristiwa itu pada Allah, percayalah, karena IA mempunyai rencana yang terindah untuk kita.
Apapun peran dan jalan hidup kita, semua itu harus disyukuri dengan tabah dan rendah hati.
Jauhi sambat, komplain, apalagi berontak untuk menghindar dan lari dari kenyataan itu.
Jalan ketaatan dan setia pada Allah itu berat dan sulit. Tapi, yang utama adalah kita mesti sabar, tabah, dan makin tawakal.
Dengan membuka hati dan berserah pasrah pada Allah, kita ibarat tanah liat yang siap dibentuk sesuai kehendak-Nya jadi bejana, kendi, atau keramik yang memiliki nilai tinggi.
Dengan bergantung dan andalkan Allah, kita jadi kuat. Beban hidup pun terasa ringan.
Bersama Allah, hidup ini makin cerah dan indah.
…
Mas Redjo
Tulisan ini pernah ditayangkan di seide.id dengan beberapa pembaruan.

