Luk. 3: 1-6
Barangsiapa tidak menjalani masa Adven, seyogyanya ia tidak layak merayakan Natal. Karena itu Bunda Gereja menasihati, bahkan mewajibkan putra-putrinya untuk mempersiapkan hati menyongsong Natal dengan cara-cara yang difirmankan dalam Injil Minggu kedua Adven ini:
1) Keselamatan yang datang dari Tuhan: Natal adalah saatnya Tuhan jadi manusia dan tinggal di antara kita untuk menyelamatkan manusia;
2) Allah akan mengampuni dosamu: Keselamatan Allah itu hanya bisa kita terima, bila pengampunan tercurah kepada kita. Dengan kata lain, tanpa mendapatkan pengampunan Allah maka keselamatan tidak akan jadi milik kita;
3) Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis: Pertobatan dan pembersihan diri dan hati adalah syarat untuk mendapatkan pengampunan Allah. Dia tak pernah memberi pengampunan gratis selain harus ada pertobatan dari mereka yang menerimanya;
4) Persiapkanlah jalan bagi Tuhan: Sesal, tobat, berubah dan berbuah kebaikan adalah wujud nyata dari pertobatan;
5) Luruskanlah jalan bagi Tuhan: Hidup jujur dan suci adalah jalan untuk meluruskan hati dan pikiran sebagai jalan bagi Tuhan untuk masuk ke dalam hati dan hidup kita;
6) Setiap lembah akan ditimbun: Menantikan Tuhan bukan dengan kesedihan dan muka muram, melainkan dengan jiwa yang penuh pengharapan dan sukacita;
7) Setiap gunung dan bukit akan diratakan: Kesombongan dan keangkuhan adalah musuh besar dalam melaksanakan pertobatan yang sejati;
8) Yang berliku-liku akan diluruskan: Jangan berlaku tidak adil dan tidak benar. Luruskanlah hati dan pikiranmu untuk menyambut Tuhan yang akan datang.
Tidak ada persembahan lain yang baik selain hati yang penuh sesal dan tobat yang menjadikan hatimu sebagai suci dan bersih untuk Yesus yang akan lahir.
…
Monsignor RD Inno Ngutra

