Hari ini, kita diajak untuk melihat sumber kasih Tuhan yang ke luar dari hati-Nya yang tertikam. Sungguh istimewa dan sangat memesona. Hati-Nya yang Maha Kudus.
Ini berkat dari kasih Tuhan:
- Dia memberikan segala hal yang kita rindukan, rasakan, pikirkan, dan butuhkan. Tuhan tidak membeda-bedakan dan tidak pilih kasih.
Berkat lain dari kasih Yesus:
- Dia mengajari kita untuk mempunyai hati yang murah hati seperti hati Allah.
- Dia memberikan teladan dan menuntun setiap pribadi untuk mempraktekkan sikap yang murah hati itu.
- Dia hadir untuk memberi tanpa membedakan. Di dalam Dia, tidak ada lagi orang Yahudi dan non-Yahudi, laki-laki atau perempuan, budak atau tuan. Yang ada adalah orang-orang yang merdeka dalam iman.
- Dia hadir untuk menyembuhkan, membebaskan, dan menyelamatkan. Bahkan dicari-Nya umat yang hilang itu.
Sekarang, bagaimana Gereja meneruskan kasih Tuhan?
- Gereja adalah kumpulan dari orang-orang yang percaya kepada Tuhan Yesus.
- Gereja meneruskan semangat ajaran kasih dan menampilkan wajah kemurahan hati.
- Di dalam Gereja selalu ada pribadi-pribadi yang bermurah hati; memberi tanpa membedakan. Gereja selalu hadir sebagai Gereja yang Satu, Kudus, Katolik dan Apostolik.
Bagaimana sumber kasih itu berkembang dalam hidup kita?
- Kita telah belajar dari sumber kasih Tuhan, maka kita harus mewujudkannya. Kasih-Nya diberikan tanpa membedakan, tanpa meminta balas, bahkan memberikan yang terbaik.
- Kita makin bersikap penuh kasih berarti kita tahu dan memahami cara mewujudkan iman kita.
Mari kita terus membagikan kasih Tuhan yang mengalir dari hati-Nya yang terbuka, dan terus menyegarkan hidup kita.
Percayalah, dengan berbagi kasih, kita akan menemukan kebahagiaan yang sejati.
Tuhan memberkati.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

