Mrk. 8: 22-26
“Sesungguhnya segala sesuatu yang tak dapat dilihat oleh matamu, mampu dirasakan oleh hatimu. Mata hanya dapat melihat yang berwujud, namun hanya hatilah yang dapat merasakan kehadiran yang tidak terlihat oleh mata.”
Dalam Injil hari ini, Yesus menyembuhkan seorang yang buta secara fisik. Dikisahkan: “Yesus meletakkan lagi tangan-Nya pada mata orang itu, maka orang itu sungguh melihat dan telah sembuh, sehingga ia dapat melihat segala sesuatu dengan jelas” (ayat 25).
Pelajaran penting bagi kita adalah:
1) Gunakanlah matamu untuk dapat melihat segala yang baik di dalam diri sesama;
2) Asahlah hatimu agar mampu merasakan kehadiran semua yang tak terlihat oleh matamu;
3) Mintalah Tuhan untuk menyembuhkan mata hatimu yang buta agar peka terhadap semua yang di sekitarmu.
Orang buta tidak mampu melihat, tapi memiliki hati yang sangat peka. Sedang kita yang tidak buta sering membutakan mata dan mata hati akibat penglihatan kita yang normal.
Marilah kita berdoa:
“Tuhan, sembuhkanlah mata hatiku yang buta ini.”
Monsignor RD Inno Ngutra

