| Red-Joss.com | Seorang anak dari saudara saya bertanya: “Om, Romonya sini romo apa ya?”
“Batak dan Makasar,” jawabku.
“Bukan itu. Projo atau apa?”
“Oh, CICM.” Rupanya PR agama.
CICM (Latin: Congregatio Immaculati Cordis Mariae) atau Kongregasi Hati Tak Bernoda Maria. Didirikan oleh seorang imam projo berkebangsaan Belgia, Pater Theophile Verbist, pada 28 November 1862.
Lanjut ya : “Nama Theophile terdiri dari dua suku ‘Theo’ dan ‘philos’ yang artinya pencinta Tuhan. Maka bagi mereka yang mencintai Tuhan, tentu tidak ada sesuatu yang sulit. Karena Tuhan pasti menolongnya,” demikian keyakinan Romo pendiri itu.
“Jadi Romo pendiri itu ingin menjelaskan, bahwa, ketika para CICM itu mengalami masa-masa yang sulit dalam hidupnya, mereka larinya hanya kepada Hati Tak Bernoda Maria, benar kan Om?”
“Ya, dan mereka tidak akan mencari hati yang lain apalagi yang bernoda,” kata saya.
“Jika ingin dapat gambaran hidup yang lebih nyata tentang CICM, cari di youtube, ada kisah tentang Romo Noel, (alm) pastor rekan di Paroki Sanberna ini. Pribadinya sederhana, sabar dan rendah hati,” saran saya pada anak itu.
“Sepertinya sederhana, sabar dan rendah hati jadi semacam kekhasan CICM, ya Om,” begitu kesimpulan anak itu.
“Hati anak ini polos bener hingga mudah melihat yang indah dihidupnya,” batinku.
Salam sehat dan tetaplah bersahaja seperti Bunda Maria.
…
Jlitheng

