Luk 2: 41-51
“Terbuat dari apakah hatimu, Bundaku Maria? Memang engkau tercipta sebagai manusia, tapi kesabaran, ketabahan, ketulusan, kerendahan, dan kesucian hatimu telah membuatmu jadi wanita terkudus di antara para wanita dan hidup di dunia di antara kami.”
Karakter Ilahi hati Bunda terlihat dalam reaksinya dalam kisah Injil pagi ini: “Dan ibu-Nya menyimpan semua perkara itu di dalam hatinya” (ayat 51).
Karena itu, inilah yang harus kita lakukan:
- Bersyukurlah, karena Yesus memberikan Ibu-Nya sebagai Ibu kita, yang menemani dan mendoakan kita sepanjang hidup;
- Santa Perawan jadi model utama dalam mengikuti dan jadi murid Yesus;
- Mencintai Bunda Maria akan membuat kita makin dekat dan erat dengan Yesus Putranya.
Akhirnya harus diakui, bahwa hati manusiawi Bunda Maria adalah model terunggul dan utama dari hati kudus Yesus Putranya.
…
Monsignor RD Inno Ngutra

