“Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh” (Markus 5: 28).
…
| Red-Joss.com | Iman + Harapan = Mukjizat. Kesembuhan. Semuanya terjadi atas kehendak Tuhan. Kuasanya mengalir untuk pribadi yang sedang membutuhkan. Maka dinyatakan, “Yesus, segera menyadari bahwa kekuatan telah keluar dari diri-Nya…” (Markus 5: 30).
Kekuatan itu ke luar menuju kepada seseorang. Inilah yang dialami oleh si wanita itu, “Seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan ia merasa, bahwa badannya sudah sembuh dari penyakitnya” (Markus 5: 29).
Kita tidak bisa bertanya mengapa? Itulah mukjizat. Di luar batas kemampuan manusia untuk berpikir. Mukjizat terjadi atas kehendak Tuhan. Harapan di kesempatan terakhir dari si wanita itu benar-benar berakhir dengan sukacita. Yang dialami sekarang adalah penegasan hidupnya supaya hidup dengan iman yang teguh. Inilah penegasan itu, “”Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!” (Markus 5: 34). Jangan bertanya lagi mengapa? Ikuti perintah-Nya supaya hidup dalam terang iman.
Jika sekarang, kita mempunyai harapan di kesempatan yang terakhir, apa yang hendak kita lakukan?
- Jika kita diam berarti hilanglah kesempatan itu.
- Kita tidak peduli? Lenyaplah kesempatan itu.
- Kita menunggu? Tidak akan ada perubahan lagi.
- Kita melangkah dengan iman? Ada sesuatu dalam kita untuk mengandalkan Tuhan.
Kita jadi penentu di kesempatan yang terakhir itu. Jangan bilang, “Peluang sudah tertutup?” Salah! “Yang menutup hidup kita adalah Tuhan.” Itu pasti terjadi. Sekarang ini masih ada harapan di kesempatan yang terakhir. Baca dan renungkan Injil dari Markus 5:21-43 ini, siapa tahu si wanita itu adalah kita yang selama 12 tahun dalam penderitaan fisik, mental dan spiritual. Hidup kita serasa kosong.
Di kesempatan yang terakhir itu, Yesus sedang lewat. Dia mendekat. Dia ada di sekitar kita. Apa yang hendak kita lakukan? Kita harus segera mengambil keputusan dengan cepat sebelum kesempatan itu berlalu dan menjauh. Jangan bertanya, karena sudah tidak ada waktu. Yang tahu adalah antara kita dan Yesus.
Ingat rumus ini: Harapan + Iman = Mukjizat. Amin.
…
Romo Petrus Santoso SCJ

