Halaman 17 Buku Putih
Tentang: Keberanian Tim Berkat (Imam, Kaling, SSL ) untuk tebas batas stigma pantas dan tidak pantas itu membuat umat yang berpredikat pinggiran (tidak aktif, tidak jelas kerjanya, jarang nampak, hidup susah, karena itu jarang ikut ibadat dan terima berkat), telah diselamatkan oleh keputusan Tim ini.
Tim ini terbangun secara alami. Seorang Imam, setelah diberi informasi Kaling dan SSK, menerimakan Hosti Suci kepada seorang Ibu lansia (74 th, tidak aktif, dan tak pernah hadir di lingkungan). Beliau pemilik rumah yang sedang diberkati setelah direnovasi Gereja.
“Terima kasih, Tim Berkat. Hari ini saya sebagai sesama lansia melihat wajah Gereja yang sesungguhnya: tidak membatasi kasih Tuhan dengan aturan yang menjerat, tapi justru mendatangi umat yang paling membutuhkan jamahan-Nya.”
“Keputusan itu sangat melegakan hati. Lihat Ibu itu menerima Hosti di rumahnya sendiri yang baru dipugar, adalah bukti nyata, bahwa tidak ada umat yang ‘terlupakan’ atau ‘terpinggirkan’ di mata Tuhan, terlepas dari apa pun status sosial mereka.”
“Tindakan Tim Berkat hari ini adalah khotbah tentang Kasih yang paling nyata bagi kami, tidak abstrak. Terima kasih telah berani menerabas stigma demi menyelamatkan jiwa dan memberikan penghiburan iman yang luar biasa bagi sesama.”
Salam sehat.
…
Jlitheng

