Halaman 16 Buku Putih: “Madah Fajar Syukurku.”
“Tuhan yang Maha Pengasih, di ambang pagi yang bening ini, aku bersimpuh mengucap syukur. Terima kasih atas nafas yang masih berhembus, serta raga dan jiwa yang Engkau jaga dalam kesehatan yang utuh.
Di hari yang baru ini, tuntunlah langkahku agar setiap inci diriku jadi saluran berkat-Mu.
Bagi pikiranku: Terangilah akal budiku agar tak henti melahirkan ide-ide kebajikan. Jadikanlah pikiranku persemaian bagi gagasan yang membangun keharmonisan, demi hidup bersama yang lebih bermakna.
Bagi lidahku: Lembutkanlah setiap kata yang ke luar dari bibirku. Biarlah ia jadi penawar bagi mereka yang letih lesu, dan jadi penghiburan yang menyejukkan bagi jiwa-jiwa yang sedang memikul beban berat.
Bagi tanganku: Kuatkanlah jemariku agar tak ragu terulur. Jadikanlah tangan ini kepanjangan kasih-Mu yang siap bekerja, menopang, dan siap jadi tumpuan bagi mereka yang sedang membutuhkan bantuan.
Hari ini, biarlah setiap tuturku menghibur yang lesu, dan setiap tindakku jadi perpanjangan tangan kasih-Mu.”
Salam sehat.
…
Jlitheng

