“Upon this rock” (Mat 16: 18).
Fondasi Gereja itu amat kokoh, karena dibangun di atas karang (Petrus). Meski goncangan dari luar dan dalam Gereja itu datang silih berganti. Gereja tetap tegak dan kokoh. Itulah sebabnya, Gereja harus tetap berefleksi agar mampu mengevaluasi, dan terus-menerus memperbaharui dirinya lewat bimbingan Roh Kudus.
Kita adalah bagian dari Gereja itu, dituntun pula untuk memiliki fondasi hidup dan iman yang kokoh. Disadari, bahwa goncangan hidup dan iman yang kita hadapi itu datang silih berganti. Bahkan tidak sedikit yang akhirnya menyerah. Semoga yang tetap bertahan itu kita mampu terus-menerus mempertahankan kesetiannya hingga akhir.
Segala rahmat telah kita dapatkan dari Gereja. Tinggal sekarang, kita menghidupinya. Untuk diingat dan disadari, bahwa tempat di mana kita membangun hidup dan iman itu amat kokoh. Karena Gereja itu mempunyai empat pilar bangunan yang amat kokoh, yaitu “Satu, Kudus, Katolik dan Apostolik.”
Sekali lagi, pilarnya ini amat kokoh dan kuat! Kita harus menjaga dan menghidupi iman itu yang didasari komitmen, kosekuen, dan konsisten untuk taat dan setia kepada Tuhan Yesus dan Gereja Katolik.
Rm. Petrus Santoso SCJ

