Red-Joss.com | Energi penyembuh (healer energy) adalah istilah untuk menjelaskan, bahwa seseorang punya daya menyembuhkan. Dia diberkati kemampuan yang unik untuk mewujudkan nilai-nilai kesembuhan itu bagi sesama, fisik, mental maupun spiritual. Orang dengan ‘healer energy’ itu bisa juga bekerja di penyembuhan profesional seperti dokter, terapis, psikolog.
Seorang ibu muda bercerita tentang anak gadisnya yang baru 4 tahun usianya. Tanpa diminta, jika melihat Mamanya yang lelah, dengan tangannya yang mungil itu “ngenyet-nyet” kaki dan tangan Mamanya menggunakan minyak urut.
“Dia itu punya energi healer, Pak,” katanya. “Mungkin karena ia dekat dengan Bunda Maria.”
Saben pagi, sepupuku yang tinggal di kota, mengawali harinya dengan “Doakan ya, Om, agar hari ini aku dapat jadi sarana kesembuhan.” Dia adalah terapist yang dengan kedua tangannya mengalir energi sembuh bagi banyak orang yang sakit atau lelah dan mendatangkan rezeki yang menghidupkan bagi keluarganya. Doa menjadi kekuatannya.
Terima kasih para sedulur yang setia hadir dalam 4 pekan doa selama masa puasa ini. Ketika datang, walau tanpa piwedar, kita tidak hanya menambah bahagia yang berketempatan, tapi juga memberi penyegaran, peneguhan dan energi baru yang menyembuhkan bagi semua yang hadir, menjadi lebih kokoh dalam menjalani pergumulan hidup ini. Energi penyembuhan itu berasal dari Allah dengan Baptis & Ekaristi yang kita terima. “Bersabdalah, ya Tuhan, maka saya akan sembuh.”
Walau tidak mendapat energi khusus, namun, lewat Baptis dan diperkuat dengan Ekaristi, kita diutus menjadi energi penyembuh terutama bagi Lazarus masa kini yang dilupakan, lemah, dan tidak berdaya. Lewat ucapan dan tindakan baik kita.
Tetap tekun menjadi sarana berkat bagi sesama.
…
Jlitheng
…
Foto ilustrasi: Istimewa

