“Ketimbang kita didoktrin untuk melakukan hal-hal negatif dan buruk. Lebih bijak mendoktrin diri sendiri untuk melakukan hal-hal baik dan positif. Karena urip kuwi urup.” – Mas Redjo
…
| Red-Joss.com | Mensugesti diri sendiri itu penting dan harus dihidupi. Caranya adalah dengan diet ego secara ketat, kita berpikir jernih untuk mendengarkan suara hati.
“Makin peka, peduli, dan makin mengasihi.”
Karena sejatinya urip kuwi urup. Meski hidup ini sekadar mampir ngombe, sesaat. Tapi hidup kita harus berguna bagi sesama dan bermakna!
Saya mau, bisa, dan mampu melakukan hal-hal baik dan positif, karena dikasihi Tuhan, dan Dia setia!
Berani untuk memilih, memilah, dan memutuskan untuk jadi baik karena saya mengandalkan Tuhan.
Ketika ditawari pekerjaan menarik dan gaji besar, tapi berbuat curang. Saya memutuskan untuk menolak.
Karena bersikap jujur dan benar itu membuat hati ini jadi tentram tanpa dihantui ketakutan.
Ketika diberi rezeki lebih oleh-Nya, saya ingat berbagi pada mereka yang hidupnya kurang beruntung, ketimbang untuk mentraktir teman atau berfoya-foya.
Ketika saya membiasakan untuk mensugesti diri dengan melakukan hal baik dan positif, sesungguhnya hidup ini adalah ungkapan syukur kepada Tuhan.
Hidup untuk berbagi, karena Tuhan murah hati (Lukas 6: 36).
Hidup untuk saling mengasihi, karena Tuhan setia (2 Tesalonika 3: 3).
Hidup untuk melayani dan memuliakan-Nya!
…
Mas Redjo

