“Tuhan yang mengetahui kedalaman batin.
Terima kasih atas kepercayaan-Mu memanggilku untuk melayani. Di hadapan-Mu, aku melepaskan semua topeng dan kerinduan pada pujian manusia.
Tuhan, jagalah hatiku agar tetap sama: baik saat aku berdiri di depan banyak orang, maupun saat aku bersimpuh sendirian di hadapan-Mu. Jangan biarkan ucapan bibirku melampaui apa yang kulakukan, dan jangan biarkan tindakanku mengkhianati niat suciku.
Jadikanlah hidupku sebagai persembahan yang jujur. Biarlah kekuatanku bukan berasal dari kemegahan acara, melainkan dari kedekatanku dengan-Mu di ruang tersembunyi. Amin.”
Berkah Dalem.
Jlitheng

