“Jangan terbang saat pujian itu datang. Jangan pernah tumbang saat diremehkan.” – Rio, Scj.
,,,
| Red-Joss.com | Pernahkah kita diremehkan, diragukan, dipandang sebelah mata, dipermalukan, dan dicemooh. Kita tentu pernah, bisa jadi, bahkan sering. Menyakitkan memang. Kita marah, sedih, kecewa, dan minder. Hidup ini jadi seakan tidak berguna dan sia-sia.
Sikap yang musti kita lakukan saat diremehkan.
Pertama: Sadari, bahwa masing-masing dari kita ini sangat berharga. Yang membuat berharga itu bukan manusia, melainkan Tuhan.
Coba letakan uang kertas 100 ribu yang baru di telapak tangan kita. Perhatikan: mulus, bersih, dan baru. Genggam uang kertas itu, remas-remas, injak-injak, kalau mau ekstrim diludahi, dilempar di tempa kotor. Lalu ambil lagi dan buka perlahan. Uang yang kita remas, injak, ludahi, dan kotor itu apakah masih bernilai sama. Tentu! Andai untuk membeli apakah bisa? Tentu. Apalagi, jika diberikan pada orang lain, tentu tidak ada yang menolak!
Sekotor, sekumal, dan sebanyak apa pun kesalahan dan dosa kita itu tetap berharga, dan bernilai. Mungkin di hadapan sesama, kita tak bernilai. Tapi Tuhan menilai kita tetap sama!
Kedua: ingat jangan tumbang saat diremehkan. Jangan roboh saat dicemooh. Jangan menyerah saat direndahkan. Kita semua mempunyai kelebihan dan kekurangan. Ingat Tuhan menciptakan kita pasti mempunyai tujuan.
Buktikan talenta yang diberikan Tuhan itu bertumbuh, berkembang dan menghasilkan buah. Kuncinya adalah tekun, setia, dan kita berani mencoba dan mencoba lagi tanpa menyerah.
Ketiga: perbaiki diri dalam berbagai hal. Ibarat handphone yang lemot, bila tidak di update. Begitu juga otak dan ketrampilan kita. Perbaiki terus kemampuan dan ketrampilan kita. Tuhan memilih yang mau berjuang, tidak yang mampu tapi malas.
Jika sekarang kita diremehkan itu tidak apa-apa. Bahkan karena kesalahan dan dosa kita dicap negatif itu juga tidak apa-apa. Teruslah berjuang, yakinlah suatu saat orang yang meremehkan kita akan terbuka mata, hati dan pikirannya. Ingat, orang yang menyombongkan diri itu akan direndahkan!
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

