RedJoss.com – Pekerjaan yang remeh temeh dan kecil itu sering kali tidak dilirik orang, bahkan dijauhi. Alasannya, enggak level, enggak ada uangnya, dan hanya membuang-buang waktu.
Mendingan kita melakukan pekerjaan yang lebih pasti, hebat, dan bonafid. Hasilnya besar, banyak uang, dan cepat menjadi kaya.
Berangan-angan itu tidak salah, tidak dilarang, dan gratis. Tapi, memilih pekerjaan atau proyek yang besar itu praktuknya tidak semudah kita membalikkan telapak tangan.
Untuk memeroleh proyek yang bernilai besar itu kita harus melobi pejabat, menyogok, berbuat curang, hingga kita berani menjual diri agar menang tender.
Berbeda dengan pekerjaan ecek-ecek yang tidak bergengsi dan nilai uangnya kecil. Apalagi, jika kesannya bekerja di tempat kumuh dan kotor.
Padahal, jika kita mau berpikir jenih, dari pekerjaan yang remeh temeh dan kecil itu tersembunyi pekerjaan yang lebih besar dan tanggung jawab yang besar pula.
Coba lihat produksi rumahan itu. Kendati produksinya sedikit, tapi UMKM itu mampu menggerakkan roda ekonomi dalam negeri. Bahkan, lebih dahsyat, ketimbang proyek berskala besar yang dapat dihitung dengan jari.
Jangan pernah menyepelekan UMKM. Kendati produksi rumahan berskala kecil, tapi hasilnya pasti, dan setiap hari.
Lebih hebat lagi, jika usaha itu memiliki banyak cabang di banyak tempat. Dari hal-hal kecil itu kita mampu berbuat banyak dan lebih besar. Bahkan hasil capaian mampu melampaui usaha berskala besar.
Ketika tidak mau melirik usaha rumahan berarti kita yang rugi sendiri. Kita tidak bisa makan gengsi, karena tiada proyek besar yang kita tangani.
Alangkah bijak, jika kita mencari keuntungan usaha yang jelas dan pasti, ketimbang yang ngawang-ngawang dan membuai mimpi.
Bukan karena mempunyai uang kita usaha, tapi kita berusaha agar mempunyai uang. Setuju?
…
Mas Redjo
Tulisan ini pernah ditayangkan di seide.id dengan beberapa pembaruan.

