“Dipercaya itu api jiwa agar kita jadi garam dan terang dunia.” -Mas Redjo
…
Jangan pernah mengecewakan orang yang mempercayai kita. Tapi tunjukkan, bahwa pilihan mereka itu adalah tepat dan benar.
Bagi saya sendiri, dipercaya orang itu komitmen dan harga mati yang harus dijaga dengan kesungguhan hati.
Alasan saya sederhana, jika kita dikecewakan orang, hati ini jadi sakit, ya, jangan mengecewakan mereka yang mempercayai kita.
Dipercaya itu komitmen yang harus dijaga dan dihidupi agar kita tidak lupa diri dan mengingkarinya. Tapi teguh hati.
Dipercaya orangtua, ya, jangan sekali-kali kita mengecewakan harapan mereka. Kita memberikan yang terbaik pada mereka dengan hidup bakti.
Dipercaya berkeluarga, ya, hendaknya saling menghargai dan menghormati pasangan kita serta berkomitmen untuk jadi orangtua teladan yang baik bagi anak-anak.
Dipercaya perusahaan, ya, kita harus menunjukkan kemampuan diri dengan bekerja keras. Karena kita mempunyai kapabilitas dan berkualitas.
Dipercaya pelaku bisnis itu adalah kesempatan emas yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya demi mencapai sukses bersama.
Dipercaya rakyat itu amanat agung yang harus dijunjung tinggi oleh para pemangku kekuasaan dan kebijakan untuk berlaku jujur, adil, dan bersih demi menyejahterakan rakyat, apalagi (maaf) digaji dari pajak rakyat.
Dipercaya Tuhan itu anugerah yang luar biasa agar kita mengabdi untuk taat dan setia pada kehendak-Nya. Karena sesungguhnya, kita dipilih dan diutus-Nya untuk jadi “garam dan terang dunia” (Mat 5: 13-16).
Dipercaya itu amanah yang harus dilaksanakan dengan sepenuh hati!
…
Mas Redjo

