Yoh 13: 23-33. 36-38
”Memang benar betapa sakitnya luka yang digoreskan oleh orang-orang yang kita cintai.”
Yesus mengalaminya dengan murid-murid-Nya sendiri seperti dikisahkan dalam Injil hari ini:
- Yudas Iskariot: “Tapi tidak ada seorangpun dari antara mereka yang duduk makan itu mengerti, apa maksud Yesus mengatakan itu kepada Yudas. Yudas menerima roti itu lalu segera pergi. Pada waktu itu hari sudah malam” (ayat 28 & 30).
- Petrus: “Jawab Yesus: “Nyawamu akan kauberikan bagi-Ku? Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali” (ayat 38).
Pelajaran penting bagi kita adalah:
1) Hargailah orang yang membantu dan mencintaimu tanpa syarat dan batas;
2) Jangan terus menerus melukai orang yang mencintaimu dengan pengkhianatan, karena bekas paku pada kayu itu tetap ada, walaupun pakunya tercabut;
3) Berhenti, bertobat, dan perbaiki kesalahanmu, serta mintalah maaf kepada mereka yang Anda telah lukai dengan kata dan perbuatanmu.
Sesaat, ketika kita melukai orang lain, maka yang kita tonjolkan adalah karakter buruk kita agar dilihat oleh mereka.
Monsignor RD Inno Ngutra

