“… Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan” (Mat 25: 34).
Sebagai murid Kristus, tujuan hidup kita ialah bersatu dengan Kristus untuk selamanya. Untuk memiliki hidup kekal di dalam Yesus Kristus,
syarat utama yang harus dimiliki, yaitu kasih. Kasih itu yang menggerakkan setiap tindakan dan karya Yesus di dunia. Kasih Yesus inilah yang jadi dasar dalam menjalani kehidupan kristianitas kita.
Injil menceritakan, bahwa Yesus melakukan banyak mukjizat, karena terdorong oleh belas kasihan. Oleh pengorbanan Yesus, kita terhubung dengan realitas yang lebih besar, yaitu cinta Tuhan. Saat kita dapat merasakan cinta Tuhan dalam hidup kita, maka kita juga diharapkan mampu membawa sesama pada pengalaman yang sama.
Semoga Tuhan menata ulang setiap hati kita, menjernihkan jiwa, dan melembutkan perasaan kita, sehingga semua yang kita lakukan dijiwai semangat untuk mencintai Tuhan semata. Dengan demikian, kita siap untuk menerima mahkota kemuliaan abadi yang disediakan Tuhan bagi kita.
Tuhan, jadikanlah kami saksi kasih-Mu di mana pun kami berada.
Herlin
Senin, 10 Maret 2025
Im 19: 1-2.11-18 Mzm 19: 8-10.15 Mat 25: 31-46
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
http://www.renunganpkarmcse.com

