Sekian lama waktuku terbuang sia-sia.
Setiap langkahku menjauh dari Tuhan.
Tidak berpikir tak merasa kasih-Nya Tuhan.
Di ujung jalan ini aku disadarkan.
Sesalku menyesakkan hati ini.
Aku ingin kembali seperti anak yang hilang.
Sesalku tak terungkap … hanya tetesan air mata.
Aku diberi waktu kembali ke Rumah Bapa.
Aku ceritakan ini untukmu, sahabat.
Tuhan melihat Zakheus di atas Pohon Ara.
Tuhan memanggil Lewi si pemungut cukai.
Tuhan mengubah hati Saulus di Damsyik.
Sesalku membawa langkahku kembali kepada-Nya.
Aku ingin menutup hidupku dengan cerita yang bermakna dan indah.
Rm. Petrus Santoso SCJ

