Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Di ujung jemarimu ada
rindu yang hendak
kugapai, walau kutahu,
bahwa tak selamanya
sanggup kuraih.”
(Nyanyian Rindu)
“Laksana pungguk merindukan rembulan,” demikian peribahasa yang mendeskripsikan, bahwa tidak semua keinginan dan cita-cita itu dengan mudah akan diraih.
Hidup itu Sebuah Anugerah Indah
Sang Kebijaksanaan sejati telah mengabarkan kepada dunia, bahwa nama kita telah terukir indah di dalam telapak tangan Tuhan. Bahkan Dia telah rela untuk menenun buah pinggang kita di dalam rahim Ibu kita. Jadi, kita adalah ciptaan yang sungguh mulia.
Anugerah kehidupan kita ini bukanlah sebuah kebetulan atau sebuah kesia-siaan. Melainkan merupakan sebuah anugerah yang sudah direncanakan dan bertujuan mulia.
Di Ujung Jemari-Mu
Di
ujung lentik jemari-Mu
kulihat genit rembulan
telah tersenyum indah
Di
ujung relungan
jemari kasih-Mu pula
kulihat ada getar senar
yang merindu resah
Dan
di ujung resah-Mu pula
kubermimpi seolah kan menggapai cinta.
in te confido!
(Anonim)
Di suatu sisi lain orang mengatakan, bahwa sesungguhnya, hidup ini merupakan sebuah misteri. Artinya, tidak semua dan selamanya dapat kita pahami maknanya.
Sebuah Teka-teki Iman
Apakah kita sungguh percaya dan memahami, bahwa Tuhan sumber asal juga tujuan hidup kita? Bahwa seluruh nasib hidup kita, justru berada di ujung kehendak-Nya?
Di ujung jemari dapat pula diartikan sebagai tempat tersimpannya sejumput rezeki (anugerah) hidup yang dapat kita peroleh secara gratis dari Tuhan untuk kebahagiaan hidup kita.
Laksana betapa kagumnya orang-orang di saat memandang keindahan dan keteduhan rembulan. Demikian pula betapa besarnya kerinduan dan harapan kita untuk mendapatkan rahmat dan karunia dari Tuhan.
Bukankah hidup ini adalah sebuah pengharapan untuk dapat meraih suatu kebahagiaan dari ujung jemari kasih Tuhan?
Mengapa? Bukankah di ujung jemari Tuhan itu disimbolkan sebagai tempat tersimpannya aneka anugerah untuk kita manusia?
Sebuah pertanyaan reflektif kritis, tapi apakah kita sungguh percaya kepada-Nya?
…
Kediri, 5 Februari 2025

