| Red-Joss.com | Tidak ada bagian tubuh-Ku yang tidak sakit.
Seluruh tubuh-Ku penuh dengan luka. Perih. Sakit.
Di Kepala-Ku ada luka-luka, karena tusukan duri. Di bagian belakang tubuh-Ku ada luka-luka cambukan. Di punggung-Ku ada luka, karena membawa salib yang berat. Di lambung-Ku ada luka tembusan tombak. Luka-luka ini memenuhi seluruh tubuhKu. Perih. Sakit.
Lihatlah wajah-Ku, sanggupkah kamu memandang-Ku. Lihatlah juga kedua sorot mata-Ku. Apa yang bisa kamu rasakan? Apakah kamu bersama-Ku saat ini? Mereka yang bersama-sama dengan Aku yang merasakan perihnya luka-luka ini.
Piala penderitaan ini telah Aku terima. Aku pegang dengan erat, dan isi di dalam piala penderitaan ini telah kuteguk habis. Tuntas.
Dari mulut-Ku, tidak ada satu kata keluhan. Perhatikan dan ingatlah 7 kata-kata-Ku yang terakhir:
- “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.”
- “Hari ini, engkau akan bersama-Ku di Firdaus.”
- “Ibu, lihatlah anakmu, lihatlah Ibumu.”
- “Allahku, Ya Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?”
- “Aku haus”
- “Sudah Selesai.”
- “Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu, Kuserahkan nyawa-Ku.”
Demikian, Aku melewati penderitaan-Ku. Aku membuktikan cinta-Ku kepadamu. Aku menguatkanmu di tengah penderitaanmu.
Dalam doamu, pandanglah Aku. Semoga luka-luka-Ku bisa menyembuhkan luka-lukamu yang membuatmu menjadi perih dan mengeluh setiap hari. Bahkan, kadang kamu menangis di hadapan-Ku.
Aku memang penuh dengan luka, tetapi percayalah Aku mampu menyembuhkanmu saat ini juga.
Mari kita merenungkan penderitaan Yesus di Hari Jumat Agung ini agar makin meneguhkan iman kita.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

