“Saat kita angkat tangan, Tuhanlah yang akan turun tangan.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Dunia anak muda selalu seru untuk dibicarakan. Tidak cuma soal penampilan dan pendidikan, tapi juga persahabatan, pergaulan dan pecintaan. Bahkan tidak sedikit orangtua yang meragukan.
Untuk menjadi dewasa, ingat tiga hal ini:
Pertama: kedewasaan itu tidak ditentukan oleh tahun kelahiran, tapi kedewasaan adalah sebuah pilihan dan keputusan. Satu pilihan membawa perubahan, satu keputusan menentukan masa depan. Bagaimana kita memilih penampilan, teman, pasangan, pekerjaan dan juga bagaimana kita memilih usaha. Itulah yang akan membawa perubahan. Ingat jangan memilih asal-asalan supaya tidak berakhir dengan penyesalan.
Pilihlah yang membuat kita menjadi nyaman, bertumbuh dan berkembang. Jadilah pribadi yang mau mendengar. Bukan untuk menggurui, mendengar mendengar untuk berempati. Jadilah pribadi yang menatap masa depan dan punya perencanaan. Jangan membiarkan kita dipandang sebelah mata dan diremehkan.
Kedua: orang muda itu bisa berkarya dan dipercaya. Jangan mau diremehkan. Ingat masa muda itu tidak untuk bersenang-senang dan terbuang sia-sia. Kesuksesan itu, ketika kesempatan bertemu dengan persiapan, dan peluang itu bertemu dengan keputusan. Jadilah pribadi yang mau belajar dan miliki semangat yang berkobar. Karena impian harus dikejar tidak untuk diumbar.
Ketiga: kegigihan dan iman. Meski selalu ada orang yang meragukan, komentar, dan acuh. Mungkin juga kita akan gagal dan jatuh. Tapi ingat sebesar apa pun itu akan selalu ada tempat untuk berlabuh. Ketika kita berada di titik teredah, datang dan berserah kepada Tuhan. Ketika kita angkat tangan, Tuhan akan mengulurkan tangan dan Tuhan yang akan turun tangan.
Jangan biarkan kita dihina, karena masih muda. Justru karena masih muda kita mempunyai kesempatan untuk membuktikan diri dan mengubah dunia.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

