Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Suara nyaring yang mengiang sendu dari balik sadarmu.”
(Suara Panggilan Nurani)
Lonceng Nurani, adalah idiom bermakna filosofis yang dapat diibaratkan sebagai sebuah ‘suara hati’, dan berfungsi sebagai sebuah “kesadaran serta rasa tanggung jawab dari seorang manusia.”
Manusia dan Suara Hati
Setiap manusia memiliki sekeping nurani yang bercokol sunyi di dalam relunganya dada batinnya. Dari dalam nurani itulah manusia dapat mendengarkan suara hatinya sendiri. Suara yang terdengar sayup memanggil dan berseru merayu-rayu. Bahkan ia dapat berdentang bergema laksana suara sebuah lonceng yang bertalu-talu.
Ketahuilah, bahwa suara sayup batin itu, tidaklah selalu dan selamanya akan diacuhkan oleh pemiliknya. Karena ternyata ada pribadi yang justru mengambil sikap untuk tidak memedulikannya.
Antara Suara Setan dan Suara Malaikat
Bahwa secara rohani dan spiritual di dalam diri seorang anak manusia itu terdapat ‘dua jenis suara’ yang bahkan dapat saling bertentangan, yakni suara Malaikat dan suata setan.
Sebuah Ilustrasi
Tatkala seorang anak hendak mencuri buah mangga, ia tampak gugup dan bergetar tangan serta dada mungilnya. Ia pun berkali-kali telah menyorongkan tangannya untuk mengambilnya, namun di sisi lain, ia kembali menarik tangannya, karena merasa takut dan bersalah.
Maka, terjadilah suatu ‘perang batin’ yang berkecamuk di dalam dada mudanya. Wajahnya tampak berubah pucat, karena ketakutan.
Apa itu ‘Suara Hati’
- Denyutan dada batin anak manusia yang mengabarkan suara kebaikan dan kebenaran sejati.
- Suara panggilan yang dapat mengingatkan manusia akan tugas dan tanggung jawabnya.
- Suara lembut yang membangkitkan kesadaran akan pentingnya sikap integritas, kejujuran, dan moralitas.
Jadi, dalam konteks ini ‘Lonceng Nurani’ adalah sebuah alarm pengingat akan vitalnya suatu kesadaran batin dan tanggung jawab moral.
Refleksi
Suara hati (conscientia) adalah suara Tuhan yang berbicara dalam hati, membimbing, dan mengajak untuk melakukan kebaikan serta kebenaran.
- Suara hati adalah suara Tuhan
- Suara hati adalah suatu kesadaran moral.
- Suara hati adalah suara panggilan akan kesucian.
- Suara hati adalah sumber kebijaksanaan.
“Nosce Te Ipsum”
(Kenalilah Dirimu)
Kediri, 23 November 2025

