RedJoss.com – Air itu mengalir dari hulu ke hilir, tapi rezeki mengalir dari hulu sampai hilir, lalu bercabang menjadi anakan rezeki dan menghidupi.
Apapun usahanya, jika dijalani dan ditekuni dengan seksama, usaha inti dan turunannya dijamin efektif dan dahsyat. Selain keuntungannya berlipat, prospek masa depan juga menjanjikan dan sangat cerah.
Untuk membangun usaha sebesar itu, kita tidak harus memiliki modal yang besar. Modal utama kita adalah membangun relasi kerja sama yang baik, jujur, berkomitmen, dan saling percaya.
Sebagai contoh, kita dipercaya untuk mengelola suatu obyek wisata. Bukan pekerjaan yang mudah, juga tidak sulit atau rumit, melainkan diperlukan koordinasi yang solid.
Sekiranya obyek wisata itu dikelola secara mandiri oleh pihak swasta, kita dapat menyusun rencana kerja, mengagendakan acara pertujukan untuk menarik turis, dan bekerja sama dengan pihak sponsor, sentra industri, dan seterusnya.
Langkah selanjutnya adalah kita melakukan pendekatan dengan pihak manajemen losmen atau hotel agar memudahkan tamu untuk menginap.
Turis lalu digiring untuk berbelanja ke sentra industri makanan khas yang menjadi ikon daerah, ke sentra kerajinan, hingga sentra (industri) pertunjukan. Itu semakin menghidupkan daerah untuk menangguk rezeki dari pariwisata.
Mengemas obyek wisata agar berhasil itu dibutuhkan seni mengelola obyek dengan baik dan mengintegrasikannya dengan berbagai sektor pendukungnya, sehingga turis merasa seperti di daerahnya sendiri.
Selanjutnya, turis kita ajak memilih paket wisata yang kita sodorkan. Mau menggunakan sarana angkutan: pesawat terbang, kereta, atau bus pariwisata.
Sebagai sarana promosi, kita menggunakan sosmed yang murah meriah tapi efektif.
…
Mas Redjo
Tulisan ini pernah ditayangkan di seide.id dengan beberapa pembaruan.

