Bagian 78
| Red-Joss.com | Nasihat-nasihat Injili adalah sumpah atau komitmen yang diambil oleh individu-individu di dalam ordo-ordo atau sidang-sidang jemaat religius sebagai sebuah cara untuk menghidupi Injil secara lebih penuh. Nasihat-nasihat ini didasarkan pada ajaran-ajaran Yesus dalam Perjanjian Baru dan dianggap bersifat “Injili” (yang berarti “berkaitan dengan Injil”).
Tiga Nasihat Injili itu adalah:
- Kemiskinan: Kaul kemiskinan melibatkan pelepasan kepemilikan pribadi atas harta benda dan menjalani gaya hidup sederhana, bergantung pada komunitas untuk kebutuhan dasar. Kaul ini dimaksudkan untuk membantu individu melepaskan diri dari harta benda duniawi dan fokus pada nilai-nilai spiritual.
- Kesucian: Kaul kemurnian melibatkan tidak menikah dan berkomitmen untuk hidup selibat demi kerajaan Allah. Kaul ini memungkinkan seseorang untuk membaktikan diri sepenuhnya kepada Tuhan dan melayani orang lain tanpa gangguan dari hubungan romantis.
- Ketaatan: Kaul ketaatan melibatkan penyerahan kehendak seseorang kepada otoritas Allah, sebagaimana diungkapkan melalui ajaran Gereja, aturan-aturan ordo religius, dan atasan dalam komunitas. Kaul ini dimaksudkan untuk menumbuhkan kerendahan hati, kepercayaan, dan semangat kerja sama dalam komunitas religius.
Nasihat-nasihat Injili ini biasanya diambil oleh anggota ordo religius, seperti biarawan dan biarawati sebagai cara untuk mengikuti Yesus secara lebih dekat dan menjalani hidup dengan dedikasi yang lebih besar pada doa, komunitas, dan pelayanan. Meskipun kaul-kaul ini tidak diwajibkan bagi semua umat Katolik, kaul-kaul ini dianggap sebagai panggilan khusus bagi mereka yang merasa terpanggil untuk menjalani hidup bakti dalam sebuah komunitas religius.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

