Bagian 139
Dalam konteks kalender liturgi Katolik, “Masa Biasa” mengacu pada periode-periode dalam setahun yang bukan merupakan bagian dari musim-musim liturgi utama seperti Adven, Natal, Prapaskah, dan Paskah. Masa Biasa adalah masa yang didedikasikan untuk pertumbuhan iman dan pendalaman kehidupan Kristiani melalui refleksi atas ajaran-ajaran Yesus dan misteri-misteri iman.
Katekismus Gereja Katolik (KGK) memberikan wawasan tentang pentingnya Masa Biasa, terutama dalam perlakuannya terhadap tahun liturgi dan peran Gereja dalam kehidupan umat beriman. Meskipun Katekismus tidak secara eksplisit mendefinisikan “Masa Biasa” dalam bagian yang terpisah, Katekismus membahas kalender liturgi dan tujuan dari berbagai musim.
Masa Biasa dibagi menjadi dua segmen: segmen pertama dimulai dari Hari Raya Pembaptisan Tuhan (yang mengakhiri musim Natal) hingga Rabu Abu, dan segmen kedua dimulai dari Pentakosta hingga masa Adven. Struktur ini memungkinkan untuk terus menerus merefleksikan kehidupan dan ajaran Kristus, dengan menekankan pentingnya menghidupi Injil dalam kehidupan sehari-hari.
Elemen-elemen kunci yang dapat diambil dari Katekismus mengenai Masa Biasa antara lain:
- Pertumbuhan Rohani: Masa Biasa adalah kesempatan bagi umat beriman untuk bertumbuh dalam pemahaman mereka akan iman Kristen dan menghidupi ajaran-ajaran Yesus dalam kehidupan sehari-hari. Bacaan-bacaan liturgi pada masa ini sering kali berfokus pada pelayanan publik Yesus, perumpamaan-perumpamaan-Nya, dan ajaran-ajaran-Nya, yang menjadi panduan bagi kehidupan moral dan spiritual (KGK 1163).
- Perayaan Ekaristi: Ekaristi, sebagai sumber dan puncak kehidupan Kristiani, dirayakan di sepanjang Masa Biasa, yang memperkuat gagasan, bahwa setiap saat dalam hidup dapat jadi kesempatan untuk mendapatkan rahmat dan persekutuan dengan Allah (KGK 1324).
- Peran Gereja: Gereja, sebagai Tubuh Kristus, memainkan peran penting dalam membimbing umat beriman melalui Masa Biasa. Perayaan-perayaan liturgis, doa-doa, dan pesta-pesta selama masa ini dirancang untuk membantu umat beriman merenungkan hubungan mereka dengan Allah dan panggilan mereka untuk menjadi kudus (KGK 1071).
- Integrasi Iman dan Kehidupan: Masa Biasa menekankan integrasi umat beriman ke dalam kehidupan sehari-hari, mendorong umat Kristiani untuk menghidupi iman mereka dalam semua aspek kehidupan – pribadi, sosial, dan komunal (KGK 2044).
Untuk bacaan lebih lanjut, silakan merujuk pada bagian tahun liturgi dan sakramen-sakramen dalam Katekismus, khususnya paragraf 1163-1171, yang membahas pentingnya kalender liturgi dan peran Gereja dalam kehidupan rohani umat beriman.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

