Bagian 65
| Red-Joss.com | Transubstansiasi adalah sebuah istilah yang digunakan oleh Gereja Katolik untuk menggambarkan perubahan substansi roti dan anggur jadi substansi Tubuh dan Darah Kristus selama perayaan Ekaristi. Perubahan ini dipahami terjadi pada saat konsekrasi, ketika Imam yang bertindak dalam pribadi Kristus, mengucapkan kata-kata Yesus pada Perjamuan Terakhir:
“Inilah tubuh-Ku… Inilah darah-Ku.”
Katekismus Gereja Katolik menjelaskan transubstansiasi dalam paragraf 1376. Konsili Trente merangkum iman Katolik dengan menyatakan: “Karena Kristus, Penebus kita, telah mengatakan, bahwa sungguh-sungguh tubuh-Nya adalah yang dipersembahkan-Nya dalam bentuk roti, maka sejak dulu telah menjadi keyakinan Gereja Allah. Konsili kudus ini sekarang menyatakan lagi, bahwa melalui konsekrasi roti dan anggur, telah terjadi suatu perubahan seluruh substansi dari roti jadi substansi tubuh Kristus Tuhan kita, dan seluruh substansi anggur jadi substansi darah-Nya. Perubahan ini oleh Gereja Katolik yang kudus dengan tepat dan benar disebut transubstansiasi.”
Transubstansiasi adalah sebuah misteri mendalam iman Katolik yang menekankan kehadiran Kristus yang sesungguhnya dalam Ekaristi. Transubstansiasi bukanlah perubahan dalam penampilan fisik, melainkan perubahan substansi, dengan roti dan anggur yang benar-benar jadi Tubuh dan Darah Kristus dengan tetap mempertahankan penampilan roti dan anggur.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

