Bagian 59
| Red-Joss.com | “Theology of the Body” adalah rangkaian ajaran tentang seksualitas manusia, perkawinan, dan tubuh yang diberikan oleh Paus Yohanes Paul II kepada khalayak umum antara 1979 dan 1984. Ajaran-ajaran ini didasarkan pada pemahaman Alkitab tentang pribadi manusia dan dimaksudkan untuk memberikan wawasan yang lebih dalam tentang makna dan tujuan hidup manusia, cinta, dan seksualitas.
Teologi Tubuh mengeksplorasi kesatuan asli pria dan wanita yang diciptakan oleh Tuhan. Pentingnya tubuh dalam mengekspresikan cinta dan persekutuan, dan panggilan untuk menjalani rencana Ilahi untuk seksualitas manusia dengan cara yang benar, bebas, dan memberi hidup. Ini menekankan martabat pribadi manusia, pentingnya kasih sayang yang memberi diri sendiri, dan hubungan antara tubuh fisik dan jiwa spiritual.
Ajaran Teologi Tubuh memiliki dampak mendalam pada teologi Katolik, khususnya di bidang perkawinan dan kehidupan keluarga, seksualitas manusia, dan bioetika. Mereka telah berpengaruh dalam membentuk pemahaman Gereja tentang kekudusan hidup manusia, sifat perkawinan sebagai sakramen, dan penggunaan seksualitas yang tepat dalam konteks perkawinan.
Teologi Tubuh dipandang sebagai sumber yang berharga untuk membantu individu dan pasangan memahami dan menjalani rencana Tuhan untuk seksualitas manusia dan hubungan dengan cara yang konsisten dengan martabat mereka sebagai anak-anak Tuhan. Ini menawarkan visi holistik pribadi manusia yang mengintegrasikan dimensi fisik, emosional, dan spiritual dari eksistensi manusia.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

