Bagian 18
| Red-Joss.com | The Magnificat (Kidung Maria) adalah pujian dan syukur yang ditemukan dalam Injil Lukas (Lukas 1: 46-55). Ini juga dikenal sebagai Santa Maria, karena lagu itu pujian kepada Maria, Ibu Yesus yang dinyanyikan setelah ‘pengumuman’ (menerima Kabar Gembira), ketika ia mengunjungi sepupunya Elizabeth.
Dalam Magnificat, Maria mengucapkan terima kasih kepada Tuhan atas hal-hal besar yang telah Dia lakukan untuknya dan untuk semua orang. Ini adalah refleksi yang indah dan mendalam tentang belas kasihan, keadilan, dan kesetiaan Tuhan. Maria mengakui kerendahan hatinya dan kasih sayang Tuhan telah ditunjukkan kepadanya dengan memilihnya untuk jadi Ibu Juru Selamat.
Katekismus Gereja Katolik mengacu pada Magnificat dalam paragraf 2619, menyoroti signifikansi sebagai doa Gereja: “Doa Maria diungkapkan kepada kita pada fajar kepenuhan waktu. Sebelum inkarnasi Anak Allah, dan sebelum pencurahan Roh Kudus, doanya bekerja sama dengan cara yang unik dengan rencana Bapa untuk kebaikan kasih: Kabar Gembira, ketika Maria dipilih Tuhan untuk jadi Ibu Yesus. Pada hari Pantekosta, untuk pembentukan Gereja, Tubuh-Nya.”
Magnificat telah jadi bagian integral dari Liturgi Katolik, khususnya dalam ‘Liturgi Jam Doa Malam’. Ini adalah doa yang kuat untuk mengundang orang-orang percaya bergabung dengan Maria dalam memuji dan berterima kasih kepada Tuhan atas kebaikan dan belas kasihan-Nya. Sekaligus berfungsi sebagai pengingat iman mendalam Maria dan kesediaan Maria untuk menyerahkan dirinya kepada kehendak Tuhan.
…
Fr. Petrus Santoso SCJ

