Bagian 28
| Red-Joss.com | Konsep penciptaan ‘ex nihilo’ mengacu pada keyakinan, bahwa Tuhan menciptakan alam semesta dan segala yang ada di dalamnya dari ketiadaan. Ini berarti, bahwa sebelum tindakan ciptaan Tuhan, tidak ada yang ada selain Tuhan sendiri. Katekismus Gereja Katolik menegaskan pemahaman tentang penciptaan ‘ex nihilo’.
Katekismus mengajarkan, bahwa Tuhan adalah pencipta segala sesuatu yang ada, baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat (KGK 295). Ia menyatakan, “Pada awalnya, Allah menciptakan langit dan bumi” (Kejadian 1: 1). Tindakan penciptaan ini bukanlah hasil dari materi yang sudah ada sebelumnya atau siklus abadi, tapi merupakan tindakan Ilahi yang menghasilkan segala sesuatu dari ketiadaan (KGK 296).
Katekismus menjelaskan, bahwa ciptaan ‘ex nihilo’ adalah ekspresi kekuatan dan kebijaksanaan Tuhan yang tak terbatas. Tindakan kreatif Tuhan tidak terbatas oleh materi yang sudah ada sebelumnya atau keterbatasan eksternal. Dia dengan bebas menghendaki dan mewujudkan segala yang ada (KGK 298) Memahami ciptaan ‘ex nihilo’ ini menyoroti ketergantungan mutlak dunia yang diciptakan pada Tuhan sebagai sumber dan penopangnya.
Katekismus juga menekankan, bahwa penciptaan ‘ex nihilo’ adalah misteri yang melampaui pemahaman manusia. Ia menyatakan, “Tidak ada makhluk yang memiliki kekuatan tak terbatas yang diperlukan untuk ‘menciptakan’ dalam arti kata yang tepat, yaitu untuk menghasilkan dan memberikan makhluk kepada yang sama sekali tidak memilikinya” (KGK 296). Tindakan penciptaan adalah milik Tuhan secara unik dan melampaui kemampuan makhluk yang diciptakan.
Gereja Katolik menjunjung tinggi kepercayaan pada ciptaan ‘ex nihilo’ sebagai aspek mendasar imannya. Ini menegaskan, bahwa Tuhan adalah pencipta tunggal alam semesta dan semua hal berutang keberadaannya kepada-Nya. Keyakinan ini menekankan transendensi dan kedaulatan Tuhan, serta kontingensi radikal dan ketergantungan tatanan yang diciptakan.
Kesimpulannya, ciptaan ‘ex nihilo’ adalah keyakinan, bahwa Tuhan menciptakan alam semesta dan segala sesuatu di dalamnya dari ketiadaan. Pemahaman ini dikonfirmasikan oleh Gereja Katolik, yang mengajarkan, bahwa tindakan ciptaan Tuhan adalah tindakan yang bebas dan berdaulat yang menimbulkan segala sesuatu dari ketiadaan. Ciptaan ‘ex nihilo’ menyoroti kekuatan Tuhan yang tidak terbatas, kebijaksanaan, dan ketergantungan mutlak dunia yang diciptakan pada-Nya sebagai sumber dan penopangnya.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

