Bagian 19
| Red-Joss.com | Dosa adalah sebuah konsep yang dibahas secara luas dalam Katekismus Gereja Katolik. Hal ini digambarkan sebagai pelanggaran terhadap Tuhan, penolakan terhadap kasih, dan ketidaktaatan terhadap perintah-perintah-Nya. Dosa itu merusak hubungan kita dengan Tuhan, orang lain, dan dengan diri sendiri. Ini adalah kenyataan yang mempengaruhi semua manusia, karena diwarisi dari orangtua pertama kita, Adam dan Hawa.
Katekismus membedakan dua jenis dosa, yaitu dosa asal dan pribadi. Dosa asal mengacu pada keadaan sifat manusia yang diwarisi dari Adam dan Hawa, yang mengarahkan kita kepada dosa dan memisahkan kita dari kasih karunia Tuhan (KGK 404-405). Dosa pribadi, di sisi lain, adalah tindakan ketidaktaatan individu yang dilakukan oleh seseorang melalui kehendak bebas mereka sendiri (KGK 1849).
Dosa pribadi dapat diklasifikasikan lebih lanjut ke dalam dua jenis: dosa berat dan ringan. Dosa berat adalah pelanggaran berat terhadap Tuhan yang melibatkan pilihan yang disengaja untuk melakukan kesalahan serius, dengan pengetahuan penuh dan persetujuan yang disengaja (KGK 1857). Dosa berat itu merusak hubungan kita dengan Tuhan dan menjauhkan kita dari rahmat-Nya. Dosa ringan adalah pelanggaran kurang serius yang melemahkan hubungan kita dengan Tuhan, tapi tidak sepenuhnya memutuskan hubungan kita dengan-Nya (KGK 1862).
Katekismus juga menekankan pentingnya pertobatan dan Sakramen Rekonsiliasi (pengakuan) untuk pengampunan dosa. Melalui penyesalan yang tulus, pengakuan, dan pengampunan yang diterima dalam Sakramen itu, umat beriman didamaikan dengan Tuhan dan Gereja (KGK 1422-1498).
Penting untuk dicatat, Katekismus mengajarkan, bahwa belas kasihan Tuhan selalu tersedia bagi mereka yang tulus bertobat dan memohon pengampunan. Kasih dan pengampunan Tuhan tidak terbatas, dan Dia menginginkan keselamatan semua orang (KGK 1846).
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

