| Red-Joss.com | Dari peristiwa yang dinantikan, disiapkan, dirindukan, dan sekarang dirasakan.
Dari peristiwa yang diceritakan, dibaca, diajarkan, dan sekarang dialami sendiri.
Dari peristiwa masa lalu, terus-menerus dirayakan setiap tahun, dan sekarang bisa kurayakan sendiri bersama dengan yang lain.
Dari dulu, hingga sekarang, dan yang akan datang, peristiwanya ini tidak akan berubah. Tetap menjadi ‘a love story’. Bahkan “Christmas is the greatest love story ever told and ever lived, the story of God’s love for us. For God so loved the world that in the fullness of time he sent his only beggoten Son, born of woman, to save and redeem us from sin and death. Our hearts beat with the joy being saved, freed and loved. Oo, so sweet guys.“
Itulah Natal kita yang dari Minggu ke Minggu sudah kita nantikan, rindukan, dipersiapkan, di mana hari ini dirayakan. “Yes, Christmas is coming. Christmas is coming to my town. Christmas is coming to family. Christmas is coming in my heart.” Natal menjadi kisah hidupku yang paling indah, sebab aku diselamatkan, dibebaskan dan dikasihiNya. “Oh, so touching guys.”
Maka, Perayaan Natal yang kurayakan pada tahun ini harus menjadi “hadiah/kado istimewa” bagi hidupku dan hidup yang lain. “A joy is a gift of Christmas.” Itulah sebabnya Pope Benediktus mengatakan, “Joy is the true gift of Christmas, and we can communicate this joy simply: with a smile, a kind gesture, a little help, forgiveness. And the joy we give will certainly come back to us.“
Tapi ada juga, yang hingga Natal ini masih “terluka, menyimpan sakit hati, tidak mengaku dosa, dan belum bisa mengampuni.” Lalu, Perayaan Natal menjadi kisah apa? “Christmas is a Love Story or Christmas is a Unhappy Story?” Tidak ada kasih di hati ini dan yang dialami. “Oh no. It is so bad guys.”
Ayo, berubah! Sambutlah Natal dengan gembira. Akhirnya, Kuucapkan Selamat Natal dari kedalaman hatiku dan kusempurnakan ucapan selamat Natalku saat kita bisa berjumpa. Untuk yang tidak bisa berjumpa kukirim ucapan Natal, doa dan berkatku. Amin.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

